kode ban

13 05 2009

FYI,… (dari milist sebelah)
Setiap ban motor tentunya terdapat kode, kode ini memberikan arti akan semua informasi untuk mengetahui ukuran, kekuatan, kecepatan dan umur dari ban tersebut. Dalam pembacaan kode ban motor tersebut tidak dapat secara langsung dapat terbaca melainkan ada trik untuk membaca kode dalam ban tersebut.

Ada dua macam kode ban yang biasa digunakan yaitu kode Imperial dan Metric.
Pada ban sepeda motor terdapat kode yang berupa angka atau huruf misalnya 4.60-H-18 4PR atau 130/90-16 67H. Apa saja informasi yang bisa kita dapat dari kode tersebut? Dibawah ini kita bahas sebagian diantaranya.

Contoh kode Imperial
4.60-H-18 4PR

* 4.60 menyatakan lebar ban ( dalam satuan inchi )
* H menunjukkan batas kecepatan pemakaian
* 18 menunjukkan diameter velg / rim ( dalam satuan inchi )
* 4PR menunjukkan kekuatan ban yang didasarkan pada kekuatan serat kain ban/ ply rating
4PR berarti penggunaan lapisan kain dari bahan nilon didalam carcass berindikasi kekuatan setara dengan 4 lapisan kain ban.

Untuk kode Imperial, aspect ratio (perbandingan tinggi ban terhadap lebar ban) didasarkan pada nilai 100 % (tinggi ban sama dengan lebar ban).

Contoh kode Metric
130/90-16 67H

* 130 menunjukkan lebar ban (dalam satuan mili meter)
* 90 menunjukkan perbandingan tinggi ban terhadap lebarnya.
90 berarti perbandingan tinggi ban 90 % dari lebarnya. Jika lebar 130 mm, maka tinggi ban 90 % x 130 mm = 117 mm.. Aspect ratio yang kecil akan meningkatkan stabilitas dan handling kendaraan.
* 16 menunjukkan diameter velg / rim (dalam satuan inchi)
* 67 menunjukkan beban maximum yang diperbolehkan (load index / LI). LI 67 berarti beban maksimum yang dapat ditanggung sebesar 307 kg.
* H menunjukkan batas kecepatan pemakaian (sama seperti pada contoh diatas)

Note:
– Q untuk kecepatan maksimal 160 km/jam.
– S untuk kecepatan maksimal 180 km/jam.
– T untuk kecepatan maksimal 190 km/jam.
– U untuk kecepatan maksimal 200 km.jam.
– H untuk kecepatan maksimal 210 km/jam.
– V untuk kecepatan maksimal 240 km/jam.
– W untuk kecepatan maksimal 270 km/jam.
– Y untuk kecepatan maksimal 300 km/jam.
– Z untuk kecepatan di atas 240 km/jam.

Selain itu, ditunjukkan pula kode empat angka yang terdapat di sisi ban. Misalnya, 2201. Angka tersebut menyiratkan periode produksi ban. Dua angka pertama menunjukan minggu, dua angka terakhir berarti tahun pembuatan. Jadi kalau dibaca, kode di atas berarti, ban diproduksi pada minggu ke-22 tahun 2001. Kode angka ini penting, mengingat semakin lama ban tersimpan, semakin rentan terhadap kerusakan akibat kekerasan kompon ban.

Jadi ketika kita akan membeli ban dengan merk yang berbeda perhatikan kodenya, dan periksa apakah sama spesifikasinya dengan ban yang sebelumnya kita gunakan.


Actions

Information

9 responses

19 05 2009
ibef C-002

Asyik pertamax lagi…
Tambahan (sorry buat yang udah tau): Beberapa merk ban juga punya pengkodean tambahan tersendiri, misalnya Battlax BT45 F, disini F artinya front, trus kalo R artinya Rear, Atau ada juga merk lain misanya Mizzle dengan gamblang nyantumin “rear” atau “front” atau bisa juga dua2nya. Jadi jangan sampai ban depan dipasang di belakang kaya salah satu teman kita dulu (siapa ya?) karena bagaimanapun engineer dari pabrikan Ban pasti udah desain kembangan dan kekuatan ban yang sesuai peruntukannya untuk depan atau belakang.

19 05 2009
ibef C-002

Ada yang tau gak kenapa setang gw goyang pada kecepatan tertentu?
Dulu pernah baca artikel tentang ini dan gw yakin emang ban penyebabnya…

-OnceAgainSayNoToMizzle-

19 05 2009
mbah wir C-020

karena ban mizle😀
tq om saran2nya gw dah pake 130/70 coak
depan ttp 90/90 gear R44 F15. tarikan maknyuuus hehehe
maaf lom sempet dipaketin. mohon bersabar yah

20 05 2009
preman simpang (YVC C037)

Menjawab keluhan mat ibef (probable ya):
1. Tekanan angin yang kurang
2. Kontur Ban mizzle lu yg dah gk beres
3. Setang yg kelewat baplang???
4. Velk masih ok kn?
5. laker stang
6. Stopper stang yg ditambah variasi yg menyebabkan “ground clearance” gk balance.
7. Gak da komen lagi dah itu aja,,,,,

21 05 2009
ibef C-002

menanggapi jawaban preman simpang:
1. apa itu “baplang”?
2. coba jelaskan dengan kata-kata yang mudah dicerna poin no. 6 (gak ngerti gw maxudnya)..
Ground clearance kan jarak terendah kendaraan dengan permukaan tanah (gw ambil contoh mobil, kalo di mobil ya jarak ketinggian antara bagian ban yang nginjak tanah dengan chasis). Trus apa hubungannya stoper setang sama ground clearance? Trus apa pulak maksudnya ground clearance gak balance?

-MaapGaGaul-

25 05 2009
preman simpang (YVC C037)

rahmat:
Baplang = panjang, tp kl lo model supermoto sih keren banget
Ground clearance emang betul yg lu maksud, tapi maksud lainnya gini, efek grafitasi, banyak faktor yg mempengaruhinya kan?

24 10 2009
ixo

FYI,… (dari milist sebelah)
Setiap ban motor tentunya terdapat kode, kode ini memberikan arti akan semua informasi untuk mengetahui ukuran, kekuatan, kecepatan dan umur dari ban tersebut. Dalam pembacaan kode ban motor tersebut tidak dapat secara langsung dapat terbaca melainkan ada trik untuk membaca kode dalam ban tersebut.

Ada dua macam kode ban yang biasa digunakan yaitu kode Imperial dan Metric.
Pada ban sepeda motor terdapat kode yang berupa angka atau huruf misalnya 4.60-H-18 4PR atau 130/90-16 67H. Apa saja informasi yang bisa kita dapat dari kode tersebut? Dibawah ini kita bahas sebagian diantaranya.

Contoh kode Imperial
4.60-H-18 4PR

* 4.60 menyatakan lebar ban ( dalam satuan inchi )
* H menunjukkan batas kecepatan pemakaian
* 18 menunjukkan diameter velg / rim ( dalam satuan inchi )
* 4PR menunjukkan kekuatan ban yang didasarkan pada kekuatan serat kain ban/ ply rating
4PR berarti penggunaan lapisan kain dari bahan nilon didalam carcass berindikasi kekuatan setara dengan 4 lapisan kain ban.

Untuk kode Imperial, aspect ratio (perbandingan tinggi ban terhadap lebar ban) didasarkan pada nilai 100 % (tinggi ban sama dengan lebar ban).

Contoh kode Metric
130/90-16 67H

* 130 menunjukkan lebar ban (dalam satuan mili meter)
* 90 menunjukkan perbandingan tinggi ban terhadap lebarnya.
90 berarti perbandingan tinggi ban 90 % dari lebarnya. Jika lebar 130 mm, maka tinggi ban 90 % x 130 mm = 117 mm.. Aspect ratio yang kecil akan meningkatkan stabilitas dan handling kendaraan.
* 16 menunjukkan diameter velg / rim (dalam satuan inchi)
* 67 menunjukkan beban maximum yang diperbolehkan (load index / LI). LI 67 berarti beban maksimum yang dapat ditanggung sebesar 307 kg.
* H menunjukkan batas kecepatan pemakaian (sama seperti pada contoh diatas)

Note:
– Q untuk kecepatan maksimal 160 km/jam.
– S untuk kecepatan maksimal 180 km/jam.
– T untuk kecepatan maksimal 190 km/jam.
– U untuk kecepatan maksimal 200 km.jam.
– H untuk kecepatan maksimal 210 km/jam.
– V untuk kecepatan maksimal 240 km/jam.
– W untuk kecepatan maksimal 270 km/jam.
– Y untuk kecepatan maksimal 300 km/jam.
– Z untuk kecepatan di atas 240 km/jam.

Selain itu, ditunjukkan pula kode empat angka yang terdapat di sisi ban. Misalnya, 2201. Angka tersebut menyiratkan periode produksi ban. Dua angka pertama menunjukan minggu, dua angka terakhir berarti tahun pembuatan. Jadi kalau dibaca, kode di atas berarti, ban diproduksi pada minggu ke-22 tahun 2001. Kode angka ini penting, mengingat semakin lama ban tersimpan, semakin rentan terhadap kerusakan akibat kekerasan kompon ban.

Jadi ketika kita akan membeli ban dengan merk yang berbeda perhatikan kodenya, dan periksa apakah sama spesifikasinya dengan ban yang sebelumnya kita gunakan.

26 10 2009
YVC-C

maaf, ixo siapa yah?
thanks infonya. tp itu sudah pernah di post kan awal2 waktu dulu. tp gpp untuk mengingatkan lagi.
thanks bro!

C-020

27 10 2009
Blue_cool C-004

Tolong kalo anggota YVCC kasih no ID anggota….

C-004

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: